Minggu, 30 Desember 2012

Britney Spears Selingkuh Dengan Adik Kevin Federline?

Trenggalek Caping Gunung Pawarta - Sebuah kabar mengejutkan tiba-tiba mengguncang Britney Spears. Dia dikabarkan telah berselingkuh dengan adik mantan suaminya, Kevin Federline, sehingga hamil dan melahirkan. Benarkah?
Hal itulah yang diungkapkan oleh Christopher Federline. Pria ini mengaku pernah tidur dengan Britney, saat penyanyi tersebut masih berstatus istri Kevin Federline.
Pria yang akrab dipanggil Chris ini juga mengungkapkan bahwa anak pertama Britney, Sean Preston bukan anak Kevin. Dia mengaku bahwa bocah tujuh tahun itu adalah hasil perselingkuhan Britney dengan dirinya.
Beberapa waktu lalu, Chris juga mengajukan restraining order untuk menjauhkan Britney darinya. Dia mengungkapkan bahwa ibu dua anak itu telah membuat hidup Chris tidak tenang.
Perseteruan mereka bermula saat Britney mencuri kartu kredit Chris. Gara-gara kejadian itu, Chris sempat meminta uang ganti rugi senilai US$ 4500, namun konfrontasi itu ditanggapi dengan tak menyenangkan.
"Dia menertawakanku dan mengatakan bahwa kakakku, Kevin, telah menghancurkan hidupnya. Britney menertawakanku dan mengatakan bahwa alat kelaminku kecil," ungkap Chris.
"Dia mengirimkan black mail dan mengancam kalau aku bila aku lapor polisi dan mengatakan bahwa dia telah mencuri kartu kreditku, maka dia akan buka mulut bahwa aku adalah ayah biologis Sean Preston, bukan Kevin. Aku mengaku: Aku pernah tidur dengan Britney, dan aku adalah ayahnya, tapi orang tak perlu tahu," ungkap Chris. (dgs/ris)

Sabtu, 29 Desember 2012

Rusia Desak Assad Berunding dengan Oposisi

Trenggalek Caping gunung Pawarata - Rusia, sekutu utama pemerintah Suriah, Jumat mendesak Presiden Bashar al-Assad berunding dengan oposisi. Sementara dari pihak pemberontak menanggapi dingin usul perundingan Moskow tersebut.

Tekanan baru terhadap Bashar terjadi ketika Moskow meningkatkan usahanya untuk menyelamatkan proses perdamaian yang compang-camping itu dengan menjadi tuan rumah pertama seorang utusan penting Damaskus dan kemudian akan melakukan pertemuan dengan penengah perdamaian Suriah Lakhdar Brahimi Sabtu.
Rusia juga mengundang ketua kelompok oposisi Koalisi Nasional Suriah untuk berunding di Moskow . Ini merupakan  kontak pertama Kremlin dengan satu kelompok oposisi.
Tetapi Moskow masih menganggap Bashar sebagai pemimpin sah, dan usaha pendekatannya pada lawan pemerintah itu mendapat tanggapan dingin dari ketua Koalisi Nasional Suriah Ahmed Moaz al-Khatib yang menolak undangan ke Moskow, menuduh Rusia melakukan campur tangan.

"Kami telah mengatakan dengan terus terang bahwa kami tidak akan ke Moskow," kata Khatib kepada stasiun televisi Al-Jazeera.

Sinyal Persatuan Fatah-Hamas dari Kota Gaza

Trenggalek Caping Gunung Pawarta - Partai Fatah pimpinan Mahmud Abbas cabang Gaza menyatakan akan merayakan hari ulang tahun di Gaza. Gaza dikenal sebagai wilayah yang dikuasai HAmas, rival politik Fatah di Palestina. Perayaan ini memperkuat sinyal persatuan Fatah dan Hamas untuk memperkuat Palestina.

"Kami sepakat dengan Perdana Menteri (Hamas) Ismail Haniya bahwa Fatah akan merayakan HUT ke-48 pada 1 Januari di kompleks Soraya" dimana pasukan keamanan ditempatkan, kata pejabat Fatah Yehiye Rabba.

Terakhir kali Fatah, yang menguasai Tepi Barat, mengadakan perayaan di Jalur Gaza untuk memperingati pendirian kelompok itu adalah pada 2007.

Dalam perayaan HUT-nya, Fatah memperingati operasi pertama terhadap Israel yang diklaim sayap bersenjata kelompok tersebut yang ketika itu dikenal sebagai Al-Assifa (Badai) pada 1 Januari 1965.

Pada 2006, Hamas menang besar dalam pemilihan umum Palestina, mengalahkan partai Fatah yang telah lama mendominasi yang dipimpin Abbas. Namun, pemilu itu berbuntut pada perseteruan antara kedua kelompok pejuang tersebut.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir Mediterania tersebut dibloklade oleh Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah -- Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas. Kini kedua kubu tersebut telah melakukan rekonsiliasi.

Korban Pemerkosaan Geng India Menghembuskan Nafasnya

Trenggalek Caping Gunung Pawarta - Korban pemerkosaan geng India di New Delhi, yang memicu protes nasional, akhirnya meninggal di sebuah rumah sakit (RS) Mount Elizabeth Singapura.

"Kami sangat sedih melaporkan bahwa pasien meninggal dengan tenang pada pukul 04.45 waktu setempat atau pukul 23.45 WIB, Jumat (28/12). Keluarganya dan para pejabat dari Komisi Tinggi India berada di sisinya," kata Kepala Eksekutif Rumah Sakit Mount Elizabeth dalam sebuah pernyataan, Sabtu (29/12).

Korban mengenaskan itu seorang perempuan berusia 23 tahun, yang dipukuli, diperkosa dan dilempar ke luar dari bus yang sedang bergerak di New Delhi. Selepas kejadian nahas itu korban diterbangkan ke Singapura oleh pemerintah India untuk pengobatan spesialis pada Rabu (26/12).

Kebanyakan pemerkosaan dan kejahatan seksual lainnya di India tidak dilaporkan dan para pelanggarnya tidak dihukum, kata aktivis hak-hak perempuan. Namun, serangan brutal yang terjadi pada 16 Desember memicu kemarahan publik dan menuntut kebijakan lebih baik dan menjatuhkan hukuman berat kepada pemerkosa.

Kasus ini telah mendapat perhatian saluran berita televisi kabel. Perempuan tersebut belum teridentifikasi namun beberapa media India menyebutnya "Amanat", sebuah kata dalam bahasa Urdu yang berarti harta karun.

Perdana Menteri India Manmohan Singh berjuang melawan kritik yang menyebutkan bahwa pemerintah tuli dan berat tangan dalam menanggapi protes di ibu kota.

Sebetulnya, beberapa ahli medis India mempertanyakan keputusan untuk menerbangkan perempuan tersebut ke Singapura karena dianggap tindakan beresiko mengingat luka yang dideritanya. Mereka mengatakan korban sudah menerima perawatan terbaik di India.

RS Mount Elizabeth mengatakan bahwa korban menderita cedera otak yang signifikan dan bertahan melawan rintangan. Dia sudah menjalani tiga kali operasi perut sebelum diterbangkan ke Singapura.

Demonstrasi atas kurangnya keamanan bagi perempuan meletus di seluruh India setelah peristiwa tersebut, yang memuncak akhir pekan dalam pertempuran antara polisi dan pengunjuk rasa di jantung kota New Delhi.

Sumber: Antara/Reuters

Renungan

Potret

Entri Acak

Last Updated

Iklan5